Mengenal Endometriosis

written by dr Meity Elvina SpOG

9/8/20261 min read

MEMAHAMI ENDOMETRIOSIS & ADENOMIOSIS

Nyeri haid sampai harus berhenti beraktivitas bukan sesuatu yang sebaiknya dianggap “normal”. Bisa jadi tubuh sedang memberikan tanda adanya endometriosis atau adenomiosis. Yuk, kenali perbedaannya! 💚

🔎 Apa bedanya?

Endometriosis

Jaringan yang mirip dengan endometrium tumbuh di luar rahim, misalnya pada ovarium, peritoneum, tuba falopi, usus, kandung kemih, atau area panggul. Pada ovarium, kondisi ini dapat membentuk *endometrioma atau “kista cokelat”*.

Adenomiosis

Jaringan endometrium tumbuh ke dalam dinding otot rahim (miometrium), sehingga rahim dapat menjadi lebih tebal dan membesar.

⚠️ Gejala yang perlu diperhatikan:

* Nyeri haid hebat atau nyeri panggul kronis

* Nyeri saat berhubungan intim

* Haid sangat banyak atau berlangsung lebih lama

* Nyeri saat BAB atau BAK, terutama saat menstruasi

* Kesulitan untuk hamil

🧬 Apa penyebabnya?

Penyebab pasti endometriosis dan adenomiosis belum sepenuhnya diketahui. Faktor genetik, hormonal, respons imun, serta berbagai mekanisme biologis diduga berperan.

💊 Bagaimana penanganannya?

Terapi disesuaikan dengan usia, gejala, tingkat keparahan, kondisi pasien, dan rencana kehamilan, mulai dari perubahan gaya hidup, obat antinyeri, terapi hormonal, hingga tindakan bedah pada kondisi tertentu.

💚 Jangan biasakan diri dengan nyeri haid yang tidak wajar.

Jika nyeri menstruasi mengganggu aktivitas, nyeri semakin berat, atau disertai perdarahan berlebihan maupun gangguan kesuburan, konsultasikan dengan dokter Sp.OG untuk mendapatkan evaluasi dan penanganan yang tepat.

Kenali gejalanya. Jangan abaikan sinyal tubuh Anda. 🌿

#MeityElvina #Obgyn #Endometriosis #Adenomiosis #NyeriHaid #KesehatanWanita #KistaCokelat #InfoKesehatan #EdukasiKesehatan #KesehatanReproduksi #NyeriMenstruasi